Menguasai Ruang dan Waktu: Latihan Soal UH IPS Bab 1 dan 2 Kelas 7

Memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) menjadi salah satu mata pelajaran esensial yang membuka cakrawala siswa terhadap dunia di sekitar mereka. Di kelas 7, fondasi penting diletakkan, dimulai dari pemahaman tentang Manusia, Tempat, dan Lingkungan (Bab 1) hingga menelisik Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial (Bab 2). Ujian Tengah Semester (UTS) atau Ulangan Harian (UH) seringkali menjadi tolok ukur keberhasilan dalam memahami materi ini.

Artikel ini bertujuan untuk membantu siswa kelas 7 dalam mempersiapkan diri menghadapi UH materi Bab 1 dan Bab 2 IPS. Kami akan menyajikan berbagai contoh soal, mulai dari pilihan ganda, isian singkat, hingga esai, yang mencakup konsep-konsep kunci dalam kedua bab tersebut. Dengan latihan yang terarah dan pemahaman mendalam terhadap setiap contoh soal, diharapkan siswa dapat meningkatkan kepercayaan diri dan meraih hasil terbaik.

Bab 1: Manusia, Tempat, dan Lingkungan – Memahami Dunia Kita

Bab pertama IPS kelas 7 membawa kita pada pemahaman mendasar tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan ruang dan lingkungan di sekitarnya. Konsep-konsep penting yang dibahas meliputi lokasi, persebaran, interaksi antarruang, kondisi alam, serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia.

Konsep Kunci yang Perlu Dikuasai:

Menguasai Ruang dan Waktu: Latihan Soal UH IPS Bab 1 dan 2 Kelas 7

  • Lokasi: Absolut (koordinat geografis) dan Relatif (berdasarkan daerah sekitarnya).
  • Tempat: Ciri fisik (iklim, relief, vegetasi) dan Ciri non-fisik (budaya, sosial, ekonomi).
  • Interaksi Antarruang: Ketergantungan, kesempatan antara, dan kemudahan transfer.
  • Kondisi Alam: Iklim, relief, tanah, sumber daya alam.
  • Pengaruh Lingkungan: Terhadap aktivitas ekonomi, sosial, budaya, dan mata pencaharian.

Contoh Soal Pilihan Ganda Bab 1:

  1. Lokasi absolut sebuah tempat ditunjukkan oleh:
    a. Jaraknya dari ibu kota negara
    b. Koordinat geografisnya (garis lintang dan bujur)
    c. Posisi di sebelah utara kota besar
    d. Berada di pinggir sungai

    Pembahasan: Lokasi absolut merujuk pada posisi pasti sebuah tempat di permukaan bumi yang dinyatakan dalam sistem koordinat geografis (garis lintang dan bujur). Pilihan a, c, dan d merupakan contoh lokasi relatif.

  2. Ciri-ciri fisik sebuah tempat meliputi:
    a. Tingkat pendidikan penduduk
    b. Bentuk muka bumi (relief) dan iklim
    c. Kehidupan beragama
    d. Jenis pekerjaan mayoritas penduduk

    Pembahasan: Ciri fisik tempat berkaitan dengan aspek-aspek alamiah seperti relief (pegunungan, dataran, lembah), iklim (suhu, curah hujan), jenis tanah, dan vegetasi. Pilihan a, c, dan d adalah ciri non-fisik.

  3. Fenomena "blokade" oleh negara tetangga yang mengakibatkan terputusnya pasokan barang adalah contoh dari konsep:
    a. Ketergantungan antarruang
    b. Kesempatan antara
    c. Kemudahan transfer
    d. Difusi inovasi

    Pembahasan: Blokade menunjukkan adanya ketergantungan. Ketika satu wilayah tidak dapat memperoleh barang dari wilayah lain karena hambatan, ini mencerminkan dampak dari ketergantungan antarruang. Pilihan b dan c lebih berkaitan dengan aliran barang dan jasa, sementara d adalah penyebaran gagasan.

  4. Daerah pegunungan cenderung memiliki mata pencaharian penduduk yang didominasi oleh sektor:
    a. Pertanian palawija
    b. Perikanan laut
    c. Pertanian hortikultura dan perkebunan
    d. Industri manufaktur

    Pembahasan: Kondisi alam pegunungan dengan tanah yang subur dan iklim yang sejuk sangat cocok untuk pertanian hortikultura (sayuran dan buah-buahan) serta perkebunan tanaman tertentu seperti teh atau kopi. Pilihan a kurang spesifik, b tidak relevan, dan d membutuhkan infrastruktur yang berbeda.

  5. Pengaruh interaksi antarruang yang paling terasa dalam kehidupan sehari-hari di perkotaan adalah:
    a. Ketersediaan lahan pertanian yang luas
    b. Meningkatnya mobilitas penduduk dan barang
    c. Rendahnya tingkat polusi udara
    d. Tingginya nilai tukar mata uang asing

    Pembahasan: Perkotaan adalah pusat aktivitas ekonomi dan sosial yang menarik banyak orang dari daerah lain. Hal ini menyebabkan mobilitas penduduk (transportasi) dan barang (distribusi) menjadi sangat tinggi. Pilihan a, c, dan d tidak selalu mencerminkan dampak interaksi antarruang di perkotaan.

Contoh Soal Isian Singkat Bab 1:

  1. Lokasi sebuah daerah yang dilihat dari ciri-ciri alam di sekitarnya disebut lokasi __________.
    Jawaban: Relatif

  2. Salah satu ciri non-fisik sebuah tempat adalah __________ yang berkembang di masyarakatnya.
    Jawaban: Budaya (atau Sosial, Ekonomi, Keagamaan, dll.)

  3. Konsep interaksi antarruang yang menyatakan bahwa pergerakan orang atau barang dari suatu tempat ke tempat lain dimungkinkan karena adanya sarana dan prasarana disebut __________.
    Jawaban: Kemudahan transfer

  4. Daerah yang memiliki sumber daya alam melimpah cenderung memiliki kegiatan __________ yang tinggi.
    Jawaban: Ekonomi (atau ekstraktif, produksi, dll.)

  5. Perbedaan ketinggian tempat di permukaan bumi disebut __________.
    Jawaban: Relief

Contoh Soal Esai Bab 1:

  1. Jelaskan perbedaan antara lokasi absolut dan lokasi relatif beserta contohnya masing-masing!
    Jawaban: Lokasi absolut adalah posisi pasti sebuah tempat di permukaan bumi yang dinyatakan dalam sistem koordinat geografis, seperti garis lintang dan bujur. Contohnya, Indonesia terletak di antara 6° Lintang Utara hingga 11° Lintang Selatan dan 95° Bujur Timur hingga 141° Bujur Timur. Sementara itu, lokasi relatif adalah posisi sebuah tempat dilihat dari ciri-ciri daerah di sekitarnya. Contohnya, Jakarta terletak di Pulau Jawa, di sebelah barat daya Provinsi Jawa Barat, dan berbatasan dengan Laut Jawa di utara.

  2. Sebutkan dan jelaskan tiga komponen utama dalam konsep interaksi antarruang!
    Jawaban: Tiga komponen utama dalam konsep interaksi antarruang adalah:

    • Ketergantungan: Terjadi ketika suatu wilayah membutuhkan pasokan atau sumber daya dari wilayah lain, atau sebaliknya. Ketergantungan ini bisa berupa kebutuhan akan barang, jasa, atau tenaga kerja.
    • Kesempatan Antara: Kondisi di mana suatu alternatif yang lebih baik atau lebih dekat tersedia untuk memenuhi kebutuhan. Misalnya, jika ada pasar lain yang lebih dekat dan menawarkan harga lebih murah, maka interaksi ke pasar yang lebih jauh akan berkurang.
    • Kemudahan Transfer: Merujuk pada ketersediaan sarana dan prasarana yang memfasilitasi perpindahan orang, barang, atau informasi antarwilayah. Semakin mudah transfernya (transportasi lancar, biaya terjangkau), semakin besar kemungkinan terjadinya interaksi.
  3. Bagaimana kondisi alam suatu wilayah dapat memengaruhi jenis mata pencaharian penduduknya? Berikan dua contoh spesifik!
    Jawaban: Kondisi alam suatu wilayah memiliki pengaruh besar terhadap jenis mata pencaharian penduduk. Wilayah dengan alam yang berbeda akan menawarkan potensi sumber daya dan peluang ekonomi yang berbeda pula.

    • Contoh 1 (Dataran Rendah Subur): Wilayah dataran rendah yang subur dengan sumber air yang cukup umumnya cocok untuk pertanian tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai. Penduduk di daerah seperti ini akan memiliki mata pencaharian utama sebagai petani.
    • Contoh 2 (Pesisir Pantai): Wilayah pesisir pantai memiliki akses langsung ke laut. Kondisi alam ini memungkinkan penduduk untuk mengembangkan mata pencaharian di sektor perikanan, baik sebagai nelayan penangkap ikan maupun petambak garam atau udang.

Bab 2: Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial – Membangun Masyarakat

Setelah memahami bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungan, bab kedua mengalihkan fokus pada interaksi antarmanusia itu sendiri. Kita akan mempelajari apa itu interaksi sosial, faktor-faktor yang memengaruhinya, bentuk-bentuk interaksi, serta bagaimana interaksi ini melahirkan lembaga-lembaga sosial yang mengatur kehidupan bermasyarakat.

Konsep Kunci yang Perlu Dikuasai:

  • Definisi Interaksi Sosial: Hubungan timbal balik antara individu atau kelompok.
  • Syarat Interaksi Sosial: Adanya kontak sosial dan komunikasi.
  • Faktor yang Mempengaruhi Interaksi Sosial: Imitasi, sugesti, identifikasi, simpati, empati.
  • Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial:
    • Asosiatif: Kerjasama, akomodasi, asimilasi.
    • Disosiatif: Persaingan, kontravensi, pertentangan.
  • Definisi Lembaga Sosial: Sistem yang mengatur dan menjaga pola perilaku masyarakat.
  • Fungsi Lembaga Sosial: Mengatur tingkah laku, memenuhi kebutuhan dasar, memberikan pedoman hidup.
  • Contoh Lembaga Sosial: Keluarga, pendidikan, ekonomi, agama, politik.

Contoh Soal Pilihan Ganda Bab 2:

  1. Agar terjadi interaksi sosial, diperlukan dua syarat utama, yaitu:**
    a. Kontak sosial dan komunikasi
    b. Imitasi dan sugesti
    c. Simpati dan empati
    d. Kerjasama dan persaingan

    Pembahasan: Kontak sosial (adanya hubungan fisik atau non-fisik) dan komunikasi (pertukaran pesan) adalah dua syarat mutlak agar interaksi sosial dapat berlangsung.

  2. Seorang anak meniru gaya berpakaian dan cara bicara idola idolanya. Fenomena ini disebut:**
    a. Sugesti
    b. Identifikasi
    c. Imitasi
    d. Simpati

    Pembahasan: Imitasi adalah proses meniru atau mencontoh perilaku orang lain.

  3. Bentuk interaksi sosial yang bersifat positif dan mengarah pada persatuan disebut interaksi sosial:**
    a. Disosiatif
    b. Asosiatif
    c. Kontravensi
    d. Pertentangan

    Pembahasan: Interaksi sosial asosiatif adalah bentuk interaksi yang positif dan mengarah pada kesatuan atau kerjasama.

  4. Ketika dua perusahaan bersaing untuk mendapatkan pangsa pasar yang sama dengan menawarkan produk yang lebih baik dan harga yang menarik, ini merupakan contoh bentuk interaksi sosial:**
    a. Akomodasi
    b. Asimilasi
    c. Kerjasama
    d. Persaingan

    Pembahasan: Persaingan adalah usaha untuk mencapai tujuan yang sama, di mana hanya satu pihak yang dapat memenangkannya. Dalam konteks ini, kedua perusahaan bersaing untuk memenangkan pasar.

  5. Lembaga yang memiliki fungsi untuk mendidik generasi muda agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai moral adalah lembaga:**
    a. Ekonomi
    b. Agama
    c. Pendidikan
    d. Keluarga

    Pembahasan: Lembaga pendidikan, seperti sekolah, memiliki peran utama dalam mentransfer ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai sosial dan moral kepada generasi penerus.

Contoh Soal Isian Singkat Bab 2:

  1. Hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau kelompok dengan kelompok disebut __________ sosial.
    Jawaban: Interaksi

  2. Proses penerimaan pandangan atau sikap orang lain tanpa berpikir kritis disebut __________.
    Jawaban: Sugesti

  3. Bentuk interaksi sosial disosiatif yang mengarah pada perselisihan namun belum sampai pada konflik terbuka disebut __________.
    Jawaban: Kontravensi

  4. Lembaga sosial yang berfungsi untuk mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa adalah lembaga __________.
    Jawaban: Agama

  5. Proses peleburan dua kebudayaan yang berbeda menjadi satu kebudayaan baru tanpa menghilangkan ciri khas masing-masing disebut __________.
    Jawaban: Asimilasi

Contoh Soal Esai Bab 2:

  1. Jelaskan dua syarat utama terjadinya interaksi sosial dan berikan contohnya masing-masing!
    Jawaban: Dua syarat utama terjadinya interaksi sosial adalah kontak sosial dan komunikasi.

    • Kontak Sosial: Merupakan tahap awal dalam interaksi sosial, di mana individu atau kelompok saling mengetahui adanya saling ketergantungan. Kontak sosial bisa bersifat langsung (bertatap muka) atau tidak langsung (melalui media). Contohnya, dua orang siswa yang sedang berbicara di kelas (kontak langsung), atau sapaan melalui pesan singkat di ponsel (kontak tidak langsung).
    • Komunikasi: Adalah proses penyampaian pesan, ide, gagasan, atau perasaan dari satu pihak ke pihak lain, dan adanya tanggapan dari penerima pesan. Komunikasi dapat terjadi melalui bahasa lisan, tulisan, isyarat, atau ekspresi. Contohnya, seorang guru menjelaskan materi pelajaran kepada siswa, dan siswa merespons dengan bertanya atau mengangguk tanda paham.
  2. Sebutkan dan jelaskan tiga bentuk interaksi sosial asosiatif!
    Jawaban: Tiga bentuk interaksi sosial asosiatif adalah:

    • Kerjasama: Usaha bersama antara individu atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Kerjasama dapat terjadi karena adanya kesamaan tujuan, kepentingan, atau dorongan dari luar. Contoh: Gotong royong membangun jembatan di desa.
    • Akomodasi: Upaya untuk menyelesaikan atau menengahi pertentangan guna mencegah atau mengurangi konflik. Bentuk akomodasi bermacam-macam, seperti kompromi, mediasi, ajudikasi, dan toleransi. Contoh: Dua tim sepak bola yang berselisih akhirnya menyepakati jadwal pertandingan baru setelah dimediasi oleh federasi.
    • Asimilasi: Proses peleburan dua kebudayaan yang berbeda menjadi satu kebudayaan baru. Dalam proses ini, ciri-ciri khas dari masing-masing kebudayaan asli berangsur-angsur hilang dan tergantikan oleh unsur-unsur kebudayaan baru. Contoh: Perkawinan antarindividu dari suku yang berbeda yang menghasilkan keturunan dengan kebiasaan dan tradisi yang merupakan perpaduan dari kedua suku tersebut.
  3. Apa yang dimaksud dengan lembaga sosial dan jelaskan dua fungsi utamanya bagi masyarakat!
    Jawaban: Lembaga sosial adalah sistem pola-pola kepercayaan, nilai-nilai, dan norma-norma yang terorganisir yang berfungsi untuk mengatur dan menjaga berbagai aspek kehidupan masyarakat. Lembaga sosial hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dan menjaga keteraturan sosial.
    Dua fungsi utama lembaga sosial bagi masyarakat adalah:

    • Memberikan Pedoman Hidup: Lembaga sosial, seperti agama dan hukum, memberikan panduan moral dan etika yang jelas bagi anggota masyarakat. Ini membantu individu dalam menentukan perilaku yang benar dan salah, serta menciptakan tatanan sosial yang harmonis.
    • Memenuhi Kebutuhan Dasar: Lembaga-lembaga sosial seperti keluarga, ekonomi, dan pendidikan berperan penting dalam memenuhi berbagai kebutuhan dasar manusia, mulai dari kebutuhan primer (makanan, tempat tinggal), kebutuhan akan rasa aman, hingga kebutuhan akan pengembangan diri.

Penutup:

Memahami dan menguasai materi IPS kelas 7, khususnya Bab 1 dan Bab 2, merupakan langkah awal yang krusial bagi kelancaran studi siswa di jenjang selanjutnya. Dengan berlatih soal-soal seperti yang telah disajikan di atas, siswa dapat menguji pemahaman mereka terhadap konsep-konsep kunci. Ingatlah bahwa kunci keberhasilan adalah latihan yang konsisten, membaca materi dengan teliti, dan bertanya jika ada hal yang belum dipahami. Selamat belajar dan semoga sukses dalam UH IPS!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *